Tips Mendapatkan Manfaat Treadmill Untuk Perut Buncit Secara Maksimal - Harga Treadmill Terbaik

Tips Mendapatkan Manfaat Treadmill Untuk Perut Buncit Secara Maksimal

manfaat treadmill untuk perut buncit

Aktifitas aerobik sering kali dipilih sebagai alternatif untuk mendapatkan berat badan ideal secara cepat. Ya, aktifitas aerobik memang dipercaya mampu membakar lemak dalam jumlah besar, terutama pada area-area tertentu yang kerap menjadi pusat timbunan lemak, seperti paha, perut, dan lengan atas.

Namun yang jadi pertanyaan disini adalah, apa aktifitas aerobik terbaik yang bisa dilakukan untuk membakar lemak secara maksimal? Dari sekian banyak jenis olahraga kardiovaskular, lari adalah salah satu pilihan terbaik.

Tak harus berlari di luar ruangan, berlari menggunakan treadmill pun akan memberikan manfaat yang tak kalah efektifnya. Lalu bagaimana cara menggunakan treadmill agar pembakaran lemak di area perut bisa maksimal? Yuk simak tipsnya di bawah ini.

Lari Interval

Salah satu yang membuat pembakaran lemak tidak maksimal ketika Anda berlari di atas treadmill adalah mode lari yang tidak pernah diubah. Anda juga sering berlari dengan kecepatan yang sama.

Padahal, untuk memaksimalkan pembakaran lemak termasuk di area perut Anda bisa berlari interval. Lari interval sendiri merupakan kombinasi dari lari pelan dan lari cepat selanjutnya kembali ke lari pelan sebagai pendinginan.

Durasi waktu untuk berlari dengan mode ini pun bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Semakin cepat sesi kombinasi yang Anda lakukan, manfaat treadmill untuk perut buncit akan semakin terasa.

Lari Menanjak Dengan Fitur Incline Mode

Sebagian besar treadmill tentu sudah dilengkapi dengan fitur incline mode. Penggunaan mode ini akan sangat membantu memaksimalkan pembakaran lemak pada tubuh. Tapi ingat, jika Anda masih pemula sebaiknya jangan terlalu ambisius dengan fitur ini.

Anda bisa memulainya dengan jogging selama 15-30 menit sebanyak 3 kali seminggu. Pada minggu selanjutnya, Anda bisa menyisipkan lari menanjak di tengah sesi latihan. Penambahan sesi lari menanjak ini bisa dilakukan secara bertahap.

Begitu juga dengan kemiringan medan lintasan. Anda bisa mengatur kemiringan medan lintasan treadmill dari 1% hingga 2%. Setelah nyaman dengan lintasan treadmill, selanjutnya atur kecepatan lari agar selalu stabil.

Lari Jangka Panjang

Walaupun sudah sering melakukan olahraga menggunakan treadmill, mengapa perut belum juga terlihat ramping? Pertanyaan ini mungkin sering kali terngiang di benak Anda. Nah jawaban paling rasional disini adalah, karena sesi olahraga yang Anda lakukan terlalu singkat.

Setelah terbiasa melakukan lari dengan treadmill dan tuhbuh mulai nyaman dengan aktifitas ini, Anda bisa mencoba lari jangka panjang. Maksudnya adalah, Anda harus terus berlari hingga tubuh merasa lelah dan mengeluarkan keringat relatif banyak. Ya meskipun keringat juga tidak bisa dijadikan sebagai patokan atas banyaknya kalori yang terbakar.

Tidak harus setiap olahraga, Anda dapat menyisipkan lari jangka panjang ini minimal sekali dalam seminggu. Setelah daya tahan tubuh mulai meningkat, Anda dapat mempersingkat frekuensinya.

Jangan Lupa Melakukan Pemanasan dan Pendinginan

Manfaat treadmill untuk perut buncit juga sering kali dirasa kurang maksimal karena Anda tidak melakukan pemanasan dan pendingan. Padahal, sesi ini sangat dibutuhkan untuk mempersiapkan otot dan menghangatkan tubuh.

Ketika suhu tubuh sudah mulai naik, maka pembakaran lemak bisa lebih maksimal. Racun dalam tubuh yang dikeluarkan melalui keringat pun bisa lebih banyak. Sehingga tubuh bukan hanya langsing, namun juga sehat.

Anda bisa mencoba beberapa tips di atas agar manfaat treadmill untuk perut buncit bisa dirasakan secara maksimal. Dan yang terpenting, Anda harus selalu konsisten, sebab diet sehat yang sedang Anda jalankan ini tidak bisa memberikan hasil secara instan.

error: